Gue heran ya kenapa orang ga suka terus terang gitu untuk minta putus, mulai dari "Fokus Belajar"Lah , "Kamu bukan yang terbaik buat aku"lah , dan "Aku ga suka kamu, karena suka makan pakai hidung". Banyak banget alasan untuk minta putus, padahal ga ada hubungannya sama apa yang dirasakan yang minta putus, kalau masalahnya datang sikap atau perilaku pacar kita yang mulai berubah atau bikin ilfeel. Bicarain baik-baik sama dia, bukan memendam nyesek itu sendiri.
Kalau udah bosen, bilang aja bosen. Kalau memang ga sayang. Bilang aja ga sayang. Udah simple, jangan tambah lagi kebohongan mu man.
Berikut alasan putus yang pernah gue dengar:
1. "Kita Ditakdirkan Untuk Berteman"
Ini gue dapet cerita dari seseorang, sebut aja Panjul. Nah jadi mereka udah jadian 4 bulan, si doi ( pacarnya temen gue ini ) sudah mulai berulah. Seperti udah jarang mandi dan jarang sms, dengan alasan keabisan pulsa. Terus dibeliin pulsa ama panjul, tapi masih juga ga bales sms panjul. Sampai si doi minta putus, apa alasannya? Udah bosan? Bukan man! Alasannya adalah "mungkin kita ditakdirkan untuk berteman"... Ga jelas!
Kalau lo udah tau kalian ditakdirkan untuk berteman, lah kenapa lo jadian gitu. Udah 4 bulan pula. Panjul pun galau gara-gara diputusin, hingga 7 bulan dia menjomblo. Dan lucunya Si KAMPRET ini, datang minta balikan. Aduh otaknya dimana? Kalau 1 minggu atau 2 minggu masih mending. Ini engga man, 7 Bulan! Kata lo kan kalian ditakdirkan untuk berteman. Tapi kenapa minta balikan, dunia memang aneh.
2. "Aku Ga Mau Kamu Tambah Sakit"
ini ga kalah anehnya, kalo lo tau hal yang lo lakukan itu bikin orang sakit atau menderita. Kenapa masih lo lakukan kelakuan itu, otaknya dimana?
Bisanya dia bilang gini "Aku ga mau lagi kamu tambah sakit, bikin kamu kecewa dengan sikap dan kelakuanku yang ga kamu suka". Kalo emang udah bosen jangan bikin ulah deh...
3. "Aku Ga Nyaman"
Ini pengalaman pribadi yah, hehehe. Bilang aja gitu terus terang "Gue ilfeel sama lo, mungka lo kayak pantat komodo". Bukan aku ga nyaman, aku ga nyaman. Lo kira gue pembal*t bikin ga nyaman.
Gini ya gue bilang, kalau misalnya ada kelakuan orang sudah mulai aneh ( bikin ga nyaman ). Bicarain sama dia, jangan di pendam. Dan jangan langsung minta putus, kalau dia tetap ga berubah. Ya udah mungkin putus jalan yang terbaik.
4. "Pengen Fokus Belajar"
Ini ga kalah kampret man, gue pernah waktu itu 2 minggu menjelang uas. Jadi doi ane minta putus dengan "Fokus belajar". Dan 3 hari sebelum uas dia balikan sama mantannya, kampret gue dijadiin pelarian man.
Logikanya, kalo memang pengen fokus belajar. Kan lo ga mesti putus, bicarain baik sama pacar kamu. Pacaran ga selamanya negatif dan bikin nilai kita turun, karena sesungguhnya kalau ada tekad yang kuat. Pasti ada jalan~
5."Belum Siap Pacaran"
Lah ini gue sekalian curhat ya, gue ga ngerti gitu. Kenapa doi nerima gue sebelum, kitakan mengenal yang namanya PDKT kan kita ga langsung pacaran. Saat masa-masa itulah kita menyiapkan diri kita, jadi saat doi minta putus dengan alasan "belum siap pacaran". Gue cuma bisa ketawa bego, otaknya dimana ya
6. "Aku Belum Bisa Move On"
Mungkin sebagian orang menyalahkan belum bisa mup on sebagai penghalang atau penyebab hancurnya suatu hubungan, misalnya mendadakan bikin twit galau inget mantan yang dulu melakukan hal romantis yang tidak pernah dilakukan pacarnya sekarang. Sampai si pacar salah paham. Dan terucaplah "kita akhiri saja, aku belum bisa move on dari dia"
Bagi kalian yang pengen move on, jangan setengah-setengah. Kasian nanti orang yang ingin membahagiakan kalian tapi terhalang oleh diri kalian suka mengenang hal-hal indah bersama mantan dulu, itu sakit man.
Sekian dulu dari gue, maaf bisa ada bahasa-bahasa yang mungkin kasar. Maklum namanya juga lagi patah hati, hehehe. Mungkin ada alasan putus yang lebih kampret dari itu, bisa dishare di kolom komentar~
Kebanyakan alasan diatas terinspirasi dari mantan ane yang baru-baru ini, yang "Aku belum siap pacaran" "aku ga nyaman" dan aku "belum move on". Banyak banget alasannya, terus gue tanya lagi "kamu udah yakin sama keputusan kamu ini?". "Mudah mudahan yakin" jawabnya. Terus gue jawab lagi "Kok mudah-mudahan yakin? Berarti belum yakin dong". "InsyaAllah aku PASTI yakin" jawab dia lagi, lah kok labil gitu ya...
Setelah beberapa hari itu, gue coba sms dia bicara apa yang dia inginkan dan ngajak balikan. Dia bales "Aku lagi males pacaran, pacaran itu ribet". Yailah, ga usah sampai segitu juga boong. Ntar jomblo seumur hidup beneran mampus luh :V hehe. Bilang aja elu emang ga pernah sayang dan cinta ama ane, udh simple~
Intinya jangan terlalu mudah mengambil keputusan buat putus, bicarakan baik-baik masalahnya apa. Jangan sampai kamu nanti menyesal~
Kalau memang dia tidak menyayangi kita, untuk apa kita tetap mengharapkannya?
0 Response to "Berbagai Alasan Untuk Putus"
Post a Comment
pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak