Hidup gue ini, memang penuh warna. Entah apa yang telah tuhan anugerahkan ke gue, gue slalu mengalami kejadian-kejadian aneh. Dan diangap tabu untuk di perbincangkan *Kayak di gosip-gosip ya* , selain di kelilingi para idiotik di lingkungan gue. Gue juga ditemenin oleh jomblo-jomblo yang bernasip, entah itu sudah nasip mereka yang garus mengalami pahit menjomblo. Kasian banget yah...
Ada seorang teman gue namanya Bejo *Nama disamarkan, takut nanti dia baca blog gue. Dan mengamuk membabi buta* Gak perlu di jelasin secara detail bagaimana wujud makhluk yang satu ini, karena gue juga bingung untuk meng-klasifikasikan spesies apa makhluk ini.
Jadi Bejo ini memiliki mungka yang tidak terlalu ganteng, bisa dikatakan Suram. Jidat yang kayak lapangan bola, Untuk menutupi jidat yang lebar itu, dia sengaja untuk panjangin poninya. Tapi, melalui mata gue yang udah kena Miopi ini. Malah keliatan gak pantes dengan poni yang seperti itu, bikin gue sakit lutut.
Begitulah gambaran dari makhluk itu, jadi Bejo ini adalah sudah banyak sekali mengalami yang namanya patah hati. Dan bukan 1x atau 2x, tapi tak terhingga. Tapi dia masih aja pede sama cewek, dan kemudian ngedeketinnya. Gue tau rasanya kalau lagi dideketin Bejo, pasti para cewek pada merinding, karena Horor melihat wajahnya Bejo itu, mungkin ini yang namanya gak tau diri.
Gue dan Bejo ini dulunya sama orang yang sama, seperti yang gue ceritain di postingan gue yang lain.'Pemuda-pemuda labil dan Cinta itu apa-apaan sih' jadi postingan itu gue nyeritain, gue suka sama seorang cewek yang gak usah disebut namanya. Masa lalu bro gak perlu dibahas lagi, jadi Bejo juga suka sama dia. Tapi malahan sahabat dari Bejo nikung cewek yang ditaksir Bejo. Bejo sangat sakit hati sama sahabatnya itu, karena sahabatnya itu udah temen makan teman (TMT)
Bejo udah diam-diaman sama sahabatnya itu, kayak anak perawan lagi ngambek-ngambekan. Mereka berdua perang dingin (Mereka saling lempar-lemparan batu Es, mangkanya jadi dingin), gue juga sebagai temen mereka berdua. Juga ikut membujuk Bejo untuk baikan sama sahabatnya itu, gue bilang " Kalo Dia bahagia sama sahabat lo itu, ya ikhlasin aja". Bejo cuman diam, sambil heran apa yang dikatakan mahkluk ini.
Pokoknya beberapa hari bermusuhan, akhirnya dua sahabat itu baikan. Dan Bejo kembali menjalani hidupnya yang suram itu, sahabatnya udah sama orang yang Dia taksir. Bejo mengikhlaskan, walau hatinya berat menerimanya. Tapi apa mau dikata, memang seperti ini lah akhirnya.
Bejo membuka hati yang baru untuk yang lain, ada seorang adik kelas yang mulai dia incer. Namanya Nadia, jadi gue kurang tau gimna Bejo ngedeketinya. tapi Bejo dibantu sama temennya se-gang untuk mendapatkan cewek yang di gebet Bejo.
Bejo juga sering nge-Sms Nadia, tapi gue gak bisa ngebayangin apa ekspresi dair Nadia. Ntha itu panik gara-gara mendapatkan Teror dari makhluk yang aneh, atau Nadia malah guling-gulingan karena mendapat sms dari Bejo dan kemudian kesurupan, setelah berapa lama Bejo nembak Nadia. Via Sms, mungkin karena Bejo gak punya nyali untuk Face to face.
Nadia ngepending dulu atas jawabannya, bisa dibilang di gantung dulu. Dia gak mau ngasih jawabannya terlebih dahulu, mungkin dia harus mempertimbangkannya dengan sangat matang. Bejo sering banget update status untuk ngenyakinin Nadia : "Terima, atau enggak! Terima aja lah, aku gak akan nyianyian kamu. Terima aja yahhh. (kayak gitu kalo gak salah, agak maksa kalo gue rasa)
setelah menunggu lama. kayaknya sih di tolak. Tapi tebakan gue salah, Bejo diterima sama Nadia. Mungkin gara-gara paksaan dari Bejo, atau emang Nadia mau menerimanya dengan bela sungkawa. Gue juga gak ngerti, karena Bejo orangnya kurang terbuka sama gue. Gue cuman dengar dari temannya dan juga teman gue Rafly.
Bejo pun udah jadian, tapi sayang hubungan mereka hanya beberapa hari. Lagi -lagi Bejo harus mendapatkan pahitnya cinta, kasian sekali ya. Katanya sih putusnya, gara-gara salah pengertian, tapi itu juga bisa gara-gara cinta yang di paksakan. Oleh karena itu gue kalo di tolak sama seseorang. Gue ambil sisi positifnya, dan gak mau maksain hubungungan itu. Dan akhirnya gue ngerti gue sama Dia (Orang gue taksir dulu) emang belum berjodoh, dan mungkin tuhan memberikan yang terbaik buat gue. Dan dia adalah Feby.
Kembali ke Bejo, dia masih aja gak berhenti dengan cintanya. Dan juga penolakan dimana-mana, dia naksir sama cewek lain namanya Mita. Dia ini adalah cewek yang juga di taksir sama Rafly, Jadi Rafly ini yang gue ceritain di postingan gue yang sebelumnya adalah sobat gue tempat curhat. Dari semua temen gue yang paling enek, eh maksud gue enak buat di ajak ngobrol adalah Rafly.
Mungkin kadar ke idiotan kami berdua memang lah sama, saat itu Rafly masih suka sama Mita. Cuman Rafly ini dulunya gak berani buat mendekati Mita, atau untuk bertegur sama sama dia.Bejo tau kalo Rafly suka sama Mita, oleh karena itu Bejo minta ijin sama Rafly.
Rafly saat itu mengijinkan, mungkin bagi rafly jika Mita bisa sama Bejo yang sekaligus sepupunya itu bisa membuat Mita bahagia. Bagi gue Rafly agak kurang ikhlas, mungkin Rafly cuman di mulut saja mengatakan dia ikhlas kalau Bejo ngedeketin Mita. Padahal belum tentu, karena gue tau Rafly itu suka banget sama Mita. Sedangkan Bejo hanya mengganggu hubungannya Rafly dengan Bejo.
"Gue mah terserah, kalau memang Mita sama Bejo" kata Rafly ke gue yang agak sedikit galau. "kalaupun nanti Bejo bisa ngedapetin Mita , gue ikhlas-ikhlas aja. Lagian gue bakalan terus ngedeketin dia, walaupun Bejo juga lagi ngincer Mita" jawabnya lagi
Saat Bejo mulai negdeketin Mita, bahkan mereka sangat dekat. Akhirnya Bejo berniat untuk nembak Mita, lagi-lagi via Sms (mungkin karena untuk mengurangi rasa malu kalo di tolak). Dengan bantuan teman se-gangnya, kemudian Bejo... Benar, Bejo di tolak. Karena Mita hanya mengangap Bejo sebagai Kakaknya dan juga sebagai teman, kasian ya. Bejo yang ingin jadi pacarnya Mita, malah masuk ke dalam daftar Friend Zone. Nyesek banget kayaknya.
Gak sampai disitu, Bejo tetap masih gak nerima kalo dia hanya bisa sebagai kakak. Benar, Bejo memaksa kalo dia itu bisa lebih dari kakak. Itu bisa dilihat dengan Bejo berkali-kali nge-sms nembak Mita, kalo gak salah lebih dari 3x.
Gue gak tau apa yang di pikirkan oleh Bejo , cinta yang di paksakan itu gak baik. Coba bayangkan jika kita di terima oleh Doi yang kita suka, tapi "TERPAKSA" Dia yang kita suka itu pasti bakal melakukan apa yang kita minta itu dengan tidak ikhlas. Pasti itu bakalan lebih sakit daripada Ditolak .
Setelah berfikir dewasa, dan tidak mau disamakan dengan bocah. Akhirnya Bejo move on dari Mita, dan berpindah hati ke cewek yang lain. Walaupun harus menyadari kenyataan pahit bahwa di masih seorang JOMBLO.
Setelah kejadian penolakan itu, gantian Rafly yang ber-action mendapatkan hati Mita. Rafly dan Mita, mereka berdua memang cukup dekat. Hal itu dimulai saat mereka satu les bareng, cuman Raflynya yang belum mengutarakan hatinya.
Menunggu Timing yang tepat, akhirnya Rafly memutuskan nembak Mita. Menunggu Bel sekolah berbunyi, Rafly mencari Mita dan menunggu keadaan sepi untuk menyampaikan isi hatinya. Kebetulan Mita nungguin teman-teman sekelasnya yang lagi piket sebelum pulang, Rafly langsung masuk ke kelas Mita. Dan mereka bicara Face-to-Face, Rafly yang waktu itu agak grogi. Akhirnya pun bisa menyampaikan isi hatinya tersebut.
Dan syukur alhamdulillah sampai mampus, Rafly di terima. Batapa bahagianya Rafly ngedenger hal, dan waktu penembakan Mita tersebut (bukan nembak pake pistol ya) disaksiin oleh gue, Bejo, teman-teman Mita sama Rafly. Mereka berdua resmi pacaran tanggal 19 mei.
Bejo saat itu cukup bahagia, kalau Rafly bisa sama Mita. Kembali ke Bejo, dia mencoba ke hati yang lain. Yaitu Delia, gue kurang tau soal cewek yang digebet oleh Erdy. Gue taunya waktu Rafly ngasih tau ke gue, kalau Bejo udah ada gebetan baru. Padahal gosip itu udah kesebar, tapi gara-gara gue gak pernah update info. Jadinya gue ketinggalan tentang berita ini.
Bejo udah ngedeketin Delia, dari cara sms. Ngingetin makan segala macam, pokoknya gaya-gaya anak zaman sekarang pedekate. Sampe suatu saat kami ngebujuk Bejo untuk tidak pernah putus asa, dan kemudian nembak Delia.
Gue juga kurang tau gimana pedekate mereka itu, yang jelas Bejo udah mau nembak Delia aja. Dan kabar yang terdengar di bulu idung gue, eh maksud gue di bulu kaki, ehh.. Tambah parah maksudnya tadi, di Telinga gue. Bejo lagi lagi.....
Benar, dia ditolak. Tapi belum sampai disitu, Bejo masih berusaha dengan perjuangannya. Tapi, tidak dengan cara memaksa. Melalui mengikuti air mengalir, ntah apa maksud dari strategi tersebut. Niat dari Bejo dia pengen Nembak Delia dengan Face-to-Face, apakah Delia akan Menerima cinta dari Bejo? Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Kita gak tau semua itu.
Apakah Bejo akan mengakhiri dirinya Sebagai "Si Jomblo Tragis" , wallahualam, hanya tuhan yang tau *gue kayak ustad ya, bisa nyalon sbg calon istri Jupe*
Pesan Moral : Contoh lah Bejo yang tidak pernah, menyesal karena cintanya. Karena dari hal itu kita bisa mengambil suatu pelajaran yang ada didalamnya. baik itu sisi positif seperti : "Mencoba hati yang lain, yang mampu menerima kita apa adanya atau tuhan udah nyiapin yang terbaik buat kita".
Dan juga sisi negatif : "yang gak bisa memaksakan suatu cinta, karena itu akan membuat orang yang kita sayang itu tidak berbuat ikhlas kepada kita. Dan lain sebagainya"